Peranan Sumpah Pemuda
dipimpin oleh R. Satiman Wirjosandjojo. Tahun 1918 berganti nama
dengan Jong Java. Tahun 1917 Moh. Hatta mendirikan Jong Sumatranen Bond
(JSB). Tahun 1918 pemuda Ambon mendirikan Jong Ambon. Setelah itu
menyusul Jong Celebes, Jong Batak, dan Sekar Rukun (Sunda). Tujuan mulia
Trikoro Darmo yaitu sakti, budi, dan bakti. Pada bulan Nopember 1925
organisasi itu mengadakan pertemuan di Jakarta dan sepakat untuk
berkumpul kembali. Pada bulan April 1926 diadakan kongres pemuda I di
Jakarta. Ketuanya adalah M. Tabrani dan Sumarto sebagai wakilnya.
Sekretarisnya adalah Jamaludin Adinegoro, dan Suwarso sebagai
bendaharanya. Pada tanggal 27–28 Oktober 1928 diadakan Kongres Pemuda
II. Ketua : Soegondo Djojopuspito Wakil Ketua : Djoko Marsaid
Sekretaris : Moh. Yamin Bendahara : Amir Syarifudin Kongres Pemuda II
menghasilkan Ikrar Sumpah Pemuda yang isinya sebagai berikut. 1. Kami
putra-putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air
Indonesia.
2. Kami putra-putri Indonesia, mengakui berbangsa satu, bangsa
Indonesia.
3. Kami putra-putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan,
bahasa Indonesia.
Sebelum sumpah pemuda dibacakan dinyanyikan lagu Indonesia Raya oleh
W.R. Supratman, setelah itu setiap pertemuan dimulai dinyanyikan lagu
Indonesia Raya untuk menggugah semangat pemuda. Pada tanggal 22 Desember
1928 diadakan kongres organisasi wanita di Yogyakarta. Tanggal 22
Desember
diperingati sebagai Hari Ibu.
Untuk membantu militer Jepang dibentuk organisasi Seinendan, Fujinkai,
Bogodan (pembantu polisi), Keibodan dan Heiho (pembantu prajurit). Tahun
1943 dibentuk PETA (tentara pembela tanah air) dan giguyun (tentara
suka rela) yang bertugas mempertahankan wilayahnya. Untuk kepentingan
perang Jepang, rakyat diperas dan dipaksa bekerja. Jepang menggerakkan
pekerja paksa yaitu Romusha. Mereka dipaksa bekerja di tengah hutan, di
tebing, pantai, sungai untuk membuat lapangan terbang dan kubu-kubu
pertahanan serta rel kereta api. Romusha dipekerjakan di dalam dan luar
negeri seperti Burma, Malaysia dan Thailand.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar